Tampilkan postingan dengan label Tips Komputer. Tampilkan semua postingan

Cara Memperbaiki Windows XP Tanpa Instal Ulang




Tips Komputer - Berikut tahapan2 sesuai dengan jenis kesalahan:




1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)


Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.

- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya "I Agree at the Licensing Agreement"
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar "progress bar" yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi "Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation".
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.






2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)


Jika Anda mendapati pesan error bahwa "NTOSKRNL not found" / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT




3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)


Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Tulis: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Tulis: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT




4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang



Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:


"Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE"




- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Tulis: copy \windows\repair\system
- Tulis: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT





5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)




Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:

a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT









Komputer NOT RESPONDING?? INI SOLUSINYA !!!

Tips Komputer - Kadang kita pernah ngalamin problem program NOT RESPONDING yang bikin dan kita biasanya langsung neken Ctrl + Alt + Del, trus klik Start Task Manager.kemudian klik End Task buat nutup aplikasi yang hang itu. Agan2 tau engga klo ada file namanya taskkill.exe yang merupakan aplikasi bawaan windows, so kita bisa nutup aplikasi not responding dengan jauh lebih mudah.



Caranya adalah dengan membuat shortcut ke file taskkill.exe dengan langkah-langkah sebagai berikut :



* Klik kanan desktop Anda, Pilih ‘Create New Shortcut’
* Copy-paste kode di bawah ke field location shortcut


taskkill.exe /f /fi “status eq not responding”



Setelah melakukan langkah di atas maka akan ada sebuah shortcut dengan nama ‘taskkill’.


Dengan men-double click shortcut tersebut, komputer akan secara otomatis mengidentifikasi dan menutup setiap program ‘Not Responding’.

Tips ini bekerja pada Windows XP Pro, Vista dan Windows 7, Selamat mencoba.

Semua Tips dan Trik Flashdisk






Blokir copy data dari komputer ke flashdisk atau Usbdisk




Cara mengamankan data di komputer anda supaya tidak bisa dicopy ke flashdisk lakukan langkah sebagai berikut:


1. Open REGEDIT
2. HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control
3. Di folder CONTROL, ketik -> Edit>New>Key
folder baru tersebut beri nama —-> “StorageDevicePolicies”
4. “StorageDevicePolicies”, ketik Edit>New>Dword (32-bit)
5. Key yang baru beri nama : “WriteProtect”
6. Klik 2x Key WriteProtect-nya, lalu ganti Value Data jadi 1
7. Restart



Untuk membuka proteksi agar data bisa dicopy ke flashdisk dengan mengganti value di key write protect menjadi 1.






Bagaimana membuka Flash Disk yang Terkena Write Protected:



Masalah ini muncul karena flash disk langsung dicabut tanpa "savely removed hardware". Untuk mengatasinya ada beberapa cara, yang bisa berhasil untuk masing2 kasus (tidak untuk setiap kasus). Gak ada salahnya untuk mencoba :

Cara 1.

- Start > Run > type ‘regedit’ then hit 'OK'.
- Browse to the following key:
My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlS et\Control\StorageDevicePolicies
- Double click on the string ‘WriteProtect’ and change the ‘Value Data’ box to ‘0’
- You may also need to do this for the strings in any folders called ‘ControlSet***’ e.g.
My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\C ontrol\StorageDevicePolicies

Cara 2.

I am running Windows XP Service Pack 2, so this description applies only in that environment.
Centon's tech support suggested doing the following...
Start->Settings->Control Panel
Administrative Tools
Computer Management
Under Storage in the left panel, click on Disk Management, wait a minute for Windows to do whatever it is doing,......
Locate the data stick/thumb drive/whatever-you-want-to-call it, in the right top windowand click on it.
Right click
in the popup, click on "Delete Partition" -- make darn sure you are doing this to the RIGHT drive!!!!!
Right click again, and choose "Create Partition" (or was it format, I forget maybe it was both).

Cara 3.

Pakai Rapair Utility dari si pembuat flashdisk. Dibawah ini ada link dari HP dan apacer yang banyak dipakai dan berhasil juga untuk berbagai merk.
Di sini :
Apacer = Handy Steno 2.0 Repair Tool
HP = HP Tools

Cara 4.

Pakai application OnBelay, disini : Powerful solution for Data Backup, Data Recovery & Formatting for Flash Media





USB Autorun Virus Remover



Autorun Virus Remover menyediakan perlindungan terhadap malicious programs yang mencoba menyerang melalui USB drive. Saat USB device dimasukkan ke komputermu, Autorun Virus Remover akan secara otomatis men-scan, mem-block dan menghapus autorun virus, trojans, dan code yg membahayakan. Juga,akan mendeteksidan menhapus virus USB seperti virus autorun.inf di komputermu.
Sekarang kamu akan lebih terjamin akan kekebalan terhadap pen drive nakal, dimana menjadi sumber terbesar akan virus/trojan horses/worms.

Download Link : http://www.mediafire.com/?jdg0z0mhyzw




Cara Men-Disable Autorun CD dan Removable Disk

Removable disk menjadi media tempat menyebarkan virus setelah flooppy disk tidak populer lagi. Virus virus lokal memanfaatkan flashdisk dan memory card untuk menyebar dan menginfeksi komputer karena removable disk merupakan media yang populer digunakan untuk menyimpan dan pindah data.

Berhati-hatilah menggunakan flashdisk apalagi flashdisk yang tidak jelas asal usulnya sebaiknya sebelum di akses di scan dulu dengan menggunakan antivirus yang uptodate. Jika antivirus tidak memungkinkan untuk di update selalu apalagi tidak mempunyai koneksi internet tentu tidak bisa mengupdatenya.

Untuk itu bisa dengan jalan mendisable autorun CD dan Flashdisk. Virus bekerja dengan mengcopykan dirinya ke dalam flashdisk dan membuat attribute hidden sehingga tersembunyi. Untuk mengakses file virus ini dengan cara membuat subroutin pada flashdisk tersebut dengan memanfaatkan fasilitas file autorun.inf hampir sama fungsinya dengan autoexec.bat pada harddisk.

Disaat flashdisk dipasangkan di USB, system akan mencari file autorun.inf ini, jika file ditemukan system akan secara otomatis menjalankan daftar file yang terdapat pada file autorun tersebut. Autorun ini bisa kita non aktifkan dengan cara mengubah nilai yang terdapat pada registry. Caranya sebebagai berikut:



WINDOWS 95/98/ME

1. Access the System Properties Dialog. Using Control Panel: My Computer: Properties or Explorer: My Computer: Properties.

2. Select the Device Manager tab.

3. Select the CD-ROM folder.

4. Select the entry for your CD-ROM drive.

5. Select Properties.

6. Select the Settings tab.

7. Turn on or off the Auto insert notification option.

8. Select OK.

9. Select OK




WINDOWS NT/2000

1. Start RegEdit (regedt32.exe).

2. Go to HKEY_LOCAL_MACHINE/System/CurrentControlSet/Services/Cdrom.

3. Edit the Autorun value to ‘1′ to enable autorn, and ‘0′ to disable autorun.

4. Close RegEdit




WINDOWS XP

1. Open Windows Explorer by pressing the Windows + “e” key.

2. Right-click the desired CD-ROM and select Properties from the menu.

3. Select the AutoPlay tab.

4. Select each item from the pulldown list and for the Action to perform, select “Take no action” to disable autorun, or pick the apporpriate action to take if enabling autorun.

5. Select OK.




Mempartisi Flash Disk

Ingin mempunyai 2 flash disk tapi ga kesampean ??? Satu - satunya solusi adalah dengan cara Partisi, tapi flashdisk dipartisi, memang bisa ? Setau kita selama ini kan hanya Hardisk yang dapat dipartisi, ya...Sekarang saatnya merubah tanggapan itu....Beginilah caranya..

Pertama-tama siapkan terlebih dahulu alatnya...
1. Partition Magic
2. HP Key Boot Utility
3. Data Pentingnya

Pertama download terlebh dahulu semua data - datanya
Extract FD partition.zip terlebih dahulu....Setelah itu masuk ke dalam registry caranya, seperti biasa : Start >> Run ketik regedit kalau sudah terbuka jendela registrynya masuk ke dalam key berikut :
HKEY_LOCAL_MACHINE\system\controlset001\Enum\UsbSt or
Ya, pada key tersebut akan banyak nama - nama product flashdisk yang pernah masuk ke komputer anda, untuk mengetahuinya sama atau tidak dengan flashdisk anda ada baiknya kita melakukan ricek, caranya :

Klik kanan icon usb di system tray alias pojok kiri bawah pilih Sadely remove Hardware, Kemudian pilih USb yang mau anda belah dan sekarang Klik 2x pada icon tersebut, sesuaikan pada Keyname di registry tadi (HKEY_LOCAL_MACHINE\system\controlset001\Enum\UsbS tor)

Copy KeyName pada registry tersebut (HKEY_LOCAL_MACHINE\system\controlset001\Enum\UsbS tor) misal: Disk&Ven_Kingston&Prod_DataTraveler_2.0&Rev_PMAP

Ya, apabila sudah benar seperti diatas, sekarang buka file cfadisk.inf kemudian tekan Ctrl + H, dan ketikkan Dan Replace Namenya adalah keyname pada registry tadi, yupz sekarang tekan Replace All. Setelah itu masuk ke my computer >> [klik kanan pada FD yang mau dipartisi] pilih; Properties >> Pilih Hardware dan pilih FD yang mau anda belah =p dan klik tombol Properties || Masuk ke tab Driver || Setelah itu pilih Update Driver ||, Kalo sudah, ada di Hardware Update Wizrd, pilih Install From a List [ yang bawah ] Next || Pilih Don't Search I will ...[yang bawah] || Next lagi || Klik Have Disk || Browse dimana cfadisk.inf diletakkan,sekarang pilih next || Next, sampai Finish.

Jika benar maka Flashdisk anda akan berganti status menjadi Hardisk, Sekarang Install semua Software yang anda Download tadi, Sekarang gunakan HP Key Boot Utility untuk memperbaiki bad sectornya untuk penggunaan key boot utility sampai Proses pembelahan flashdisk anda dapat melihat tutorial saya di sini.
Demikianlah tutorialnya, semoga anda jadi lebih bisa berhemat untuk tidak membeli 2 FlashDisk


NB : Hati - hati terhadap DeepFreeze Ingat status FD anda sekarang adalah Hardisk, apabila anda ingin mengembalikannya menjadi status FD anda cukup pdate Driver lagi, tetapi Pilih yang Install Software Application [Recomended]





Ciri-ciri Komputer Yang Terserang Virus





Sudah tau kah anda Ciri Ciri Komputer yang Terkena Virus ? perhatikan Ciri Ciri Komputer yang Terkena Virus berikut ini. Yang namanya virus, tidak peduli pada manusia, hewan atau bahkan pada komputer selalu mengganggu. Virus komputer merupakan hal yang sering mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Virus komputer biasanya menyebar tanpa sepengetahuan kita, dari satu komputer ke komputer yang lain.



Virus komputer masuk dan menyebarke sistem komputer biasanya melalui internet atau melalui proses transfer data.

Apa saja tanda-tanda atau indikator adanya virus komputer di komputer Anda? Silakan saja lihat beberapa tanda-tanda berikut ini.





Komputer Anda berjalan lebih lambat dari biasanya dan itu berlangsung secara konsisten.
Komputer tiba-tiba berhenti atau tidak merespon dan hal tersebut sering terjadi.
Komputer tiba-tiba restart atau crash dan ini terjadi beberapa menit sekali.
Komputer tiba-tiba restart dan tidak bisa berjalan normal kembali.
Aplikasi komputer tidak berjalan dengan semestinya.
Hardisk atau disk drive tidak bisa diakses.
Aktivitas print tidak bekerja dengan semestinya.
Sering terjadi pesan error yang aneh dan tidak biasanya.
Sering terlihat menu atau dialog box yang rusak.
Muncul banyak shorcut disetiap folder.




Hal tersebut di atas merupakan gejala umum bahwa suatu komputer terinfeksi oleh virus komputer, tetapi itu bisa juga terjadi akibat dari gangguan pada hardware atau juga software. Solusi utamanya ialah dengan melakukan instalasi antivirus yang selalu up-to-date.









Antivirus Sederhana

Ini berawal dari virus yang suka copy² folder jadi shortcut. udah coba di scan pake avira dan anti virus lokal lainnya tetep aja gak bisa.

Akhirnya saya buatin sendiri dari batchscript yang udah di compail.
Untuk programnya bisa di donwload di link di bawah ini


AntiShotcut.exe


Silahkan dicoba
Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © 2013 Belajar Blogging - Powered by Blogger - Designed by SEO Tools

Back To Top